Refleksi

Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Hari ini saya menulis menjelang dini hari. Waktu dimana tak ada suara apapun yang terdengar, hanya denting jarum jam dinding yang menemani malam sunyi ini. Saat-saat seperti ini adalah waktu yang tepat untuk berdialog dengan-Nya ataupun berdialog dengan diri sendiri, merenungi berbagai hal dalam hidup.

Mengenai dialog diri, hati ini merasa sedan sangat bersalah karena telah mengingkari  beberapa agenda harian yang sering saya lewati. Salah satunya yaitu membaca buku. Yaaa saya punya komitmen minimal satu hari saya membaca buku selama satu jam. Hmmm tapi akhir-akhir ini saya melupakannya. Alih-alih sering beralasan sibuk dan ga sempet. Padahal tidak demikian, banyak waktu yang terlewat dengan sia-sia. Astaghfirullah.

Dari sini saya pun kembali bercermin, mengapa bisa demikian. Dan saya pun menemukan jawabannya, yaitu membaca buku tidak menjadi prioritas saya. Saya pernah membaca buku jikalau kamu sudah memprioritaskan sesuatu pada dirimu, niscaya sesibuk-sibuknya kamu akan meluangkan waktu untuknya. Yaaa, nampaknya membaca belum menjadi prioritas dan kebutuhan saya. Sehingga dengan mudahnya diri ini melupakannya.

Mulai sekarang harus menjadikan buku sebagai kebutuhan primer supaya tidak lalai lagi. Aamiin. Mohon doa nya yaaa teman-teman. Semoga saya lebih iatiqamah lagi membaca buku. Jangan istiqamah membuka instagram. Hehe

Selamat Istirahat.
Jangan kesiangan buat sahur yaaa ^^.

Wassalamu'alaikum Wr. Wb.

Brebes, 13 Mei 2019


NF

Komentar